AKSI NYATA 3.3 – STUDY TOUR BUDAYA

LATAR BELAKANG

SMP Negeri 1 Tidore Kepulauan adalah sekolah negeri yang terletak di Kota Tidore Kepulauan. Kota dengan keanekaragaman budaya, adat istiadat, dan sejarahnya. Kota ini sudah terkenal sejak zaman penjajahan dahulu karena hasil rempah mereka, terutama cengkih dan pala yang membuat Tidore pernah jadi rebutan Bangsa Eropa. Bangsa Eropa pertama yang menginjakkan kakinya di Tidore adalah pelaut dari Spanyol yang sampai ke Tidore pada 1512. Saat itu, Kerajaan Tidore menerima kedatangan Spanyol dengan baik setelah Kerajaan Ternate menjalin hubungan dengan bangsa Portugis. Sampai saat ini masih berdiri kesultanan Tidore. Kesultanan Tidore adalah kerajaan Islam yang berpusat di wilayah Kota Tidore, Maluku Utara. Kejayaan Kesultanan Tidore berlangsung dari abad ke-16 sampai abad ke-18. Bukti-bukti sejarah sampai saat ini masih dijaga dan dilestarikan.

Bung Karno pernah berkata, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri.” Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali sejarah, dari zaman pra-sejarah hingga zaman reformasi sekarang. Sejarah memiliki nilai yang sangat penting dan berharga di kehidupan masa depan, karena anak cucu kita nanti akan mengetahui bagaimana bangsa ini berdiri, bagaimana perjuangan untuk mempertahankan bangsa ini, dan bagaimana kehidupan masyarakatnya.

SMP Negeri 1 Tidore Kepulauan yang mempunyai visi : ”UNGGUL DALAM PRESTASI, RELIGIUS, KEARIFAN LOKAL, RAMAH LINGKUNGAN, BERWAWASAN GLOBAL DAN BERKARAKTER” sangat peduli dengan sejarah dan kearifan local budaya. Untuk itu diperlukan suatu program sekolah yang bisa mengenalkan sejarah bangsa dan daerah kepada murid. Program ini adalah “Study Tour Budaya Tidore”. Tujuan dilaksanakan program ini adalah agar murid dapat mengenal sejarah Tidore dengan cara menyenangkan. Murid SMP Negeri 1 Tidore Kepulauan nantinya di harapkan tetap menghargai bangsa dan mengetahui bagaimana sejarah bangsa Indonesia dulunya sehingga mereka sadar betapa hebatnya bangsa ini. Dan mereka akan tetap menjaga peninggalan sejarah dan meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan.

TUJUAN

Adapun tujuan dari rancangan aksi nyata ini yaitu sebagai berikut.

  • Meningkatkan Rasa cinta tanah air dan bangsa pada murid SMP Negeri 1 Tidore Kepulauan
  • Mengenalkan sejarah dan budaya daerah kota Tidore Kepulauan kepada murid dengan cara menyenangkan

DESKRIPSI AKSI NYATA

Perencanaan dengan BAGJA

Mimpi yang ingi diwujudkan antara lain :

  • Murid yang memiliki jiwa cinta tanah air, bangga terhadap bangsa, menghargai para pahlawan.
  • Guru memfasilitasi dan Bersama dengan murid mempelajari sejarah Tidore
  • Kepala sekolah mendorong dan memberikan motivasi.
  • Orang tua memberikan ijin kepada anaknya untuk mengikuti kegiatan Study Tour Budaya dan memfasilitasi anaknya.
  • Para narasumber dari beberapa tempat bersejarah bisa memberikan penjelasan detail kepada murid.
  • Murid aktif bertanya saat StudyTour.

Koordinasi stakeholder

Koordinasi dengan PLH Kepala Sekolah yaitu Bapak Ibrahim Samsudin, Wakasek Kurikulum Bapak Gani Umar, Wakasek kesiswaan Ibu Sukarni A Radjak, dan Wakasek Humas Ibu Nurlaila Yusuf.

Survey tempat-tempat sejarah yang akan dikunjungi

Musium Sonyine Malige Baju adat Tidore musium Sonyine Malige Runtuhan benteng Mariecho el ChicoMakam Sultan Zainal Abidin Syah  Kedaton Tidore Fola Ijo

PERASAAN/FEELING

Selama proses perencanaan dan pelaksanaan program study tour budaya Spensa, saya merasa senang dan Bahagia. Saat perencanaan, saya membayangkan bagaimana senangnya murid dengan adanya Study Tour ini. Harapan sangat tinggi pada program ini karena selain Tour, mereka bisa belajar tentang sejarahnya sendiri. Dalam program ini sekolah menanamkan latihan kepemimpinan kepada murid karena sekolah akan melibatkan murid secara langsung sebagai panitia pelaksana. Rasa syukur juga muncul saat saya menyampaikan program ini kepada kepala sekolah yang langsung diterima dengan baik dan saat saya berkoordinasi dengan PLH Kepala sekolah dan seluruh wakasek. Surprise sekali ketika mendapatkan tanggapan baik dari mereka.  Bahagia juga saya rasakan saat melakukan survey tempat-tempat bersejarah yang akan menjadi pilihan tempat kunjungan Study Tour. Saya mendapatkan banyak info tentang sejarah Tidore.

PEMBELAJARAN/FINDINGS

Selama proses berjalan, banyak pelajaran yang bisa saya ambil antara lain

  1. Pentingnya koordinasi dengan seluruh stake holder sekolah.
  2. Kolaborasi dengan wakasek agar semua bisa berjalan dengan lancar.
  3. Banyak pelajaran sejaran saya dapatkan saat melakukan survey

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: